Sablon digital bahan polyflex dan lainnya

Mesinprinting.com – Proses pembuatan sablon digital dengan menggunakan bahan polyflex sangat menjamur pada beberapa tahun terakhir ini, selain karena lebih cepat pembuatannya, juga karena lebih bersih dan efisien.

SD

Cara sablon ini memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan memerlukan beberapa peralatan untuk pengerjaannya, juga dibutuhkan modal yang tidak sedikit, namun sebelumnya ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Jenis sablon digital

Sablon digital yang semakin berkembang memiliki beberapa jenis proses pengerjaan, peralatan yang digunakan juga sebagian besar sama (kecuali DTG), kemampuan dari setiap jenis tersebut berbeda. Banyak pilihan untuk mengerjakan prosesnya, tergantung dari kebutuhan saja.

Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan, serta bahan yang berbeda, untuk jenis yang ada dan populer digunakan, termasuk kelebihan dan kekurangannya, silahkan membaca artikel berikut ini;

Sablon digital sublim

Kelebihan:

– Desain full colour maximal A3
– Cepat dan bisa ditunggu
– Awet diatas 50x cuci
– Harga satuan murah apalagi banyak
– Solusi tepat untuk media kampaye yang bergambar wajah dan logo

Kekurangan:

– Hanya bisa digunakan untuk bahan kaos Polyester (PE) warna putih seperti kaos utk kampaye/pilkada
*.Untuk warna kaos lain bisa dibayangkan dahulu dengan jika anda ngeprint gambar ke kertas dengan warna seperti kaos tersebut.
– Dengan bahan PE maka akan terasa panas dan tidak menyerap keringat
– Tidak bisa untuk kaos berbahan katun

Sablon digital transfer paper 

Kelebihan:

– Desain full colour, dan maximal A4
– Proses Cepat
– Bisa untuk berbagai macam bahan kaos seperti katun dan bermacam-macam warna kaos
– Solusi tepat untuk event 1-2 hari-an

Kekurangan:

– Jika pemotongan desain kurang rapi maka hasil kurang bagus
– Kurang awet, maximal cuci 50x
– Perlu kecermatan dalam perawatan dan seterika
– Untuk pemesanan jumlah banyak harga tidak bisa turun drastis

Transfer paper

Sablon Digital Hybrid

Kelebihan:

– Hasil sablon seperti karet, full colour dan maximal A3
– Bisa untuk berbagai macam bahan kaos seperti katun dan bermacam-macam warna kaos – Proses cepat
– Keawetan standart asal cermat dalam perawatan dan seterika

#Kekurangan
– Perlu kecermatan dalam perawatan dan seterika
– Untuk pemesanan jumlah banyak harga tidak bisa turun drastis
– Jika pemotongan desain kurang rapi maka hasil kurang bagus

Sablon DTG ( Direct To Garment)

Kelebihan:

– Hasil rapi, full colour dan maximal A3
– Tinta meresap ke kain
– Bisa untuk berbagai macam bahan kaos seperti katun – Proses cepat bisa ditunggu jika mau
– Keawetan sablon diatas 1000x cuci

Kekurangan:

– Kualitas terbaik didapatkan di kaos warna putih /terang
*.Untuk warna kaos lain bisa dibayangkan dahulu dengan jika anda ngeprint gambar ke kertas dengan
warna seperti kaos tersebut.
– Untuk warna kaos hitam/gelap biaya produksi mahal dan proses lama
– Untuk pemesanan jumlah banyak harga tidak bisa turun drastis.

Pada saat ini yang paling populer adalah yang menggunakan bahan polyflex, penjelasan lengkapnya seperti dibawah ini:

Sablon digital polyflex

Bahan polyflex yang digunakan untuk sablon digital ini berbentuk lembaran, dan tipe atau materialnya sendiri ada pilihan PU serta PVC, sedangkan dari jenisnya ada beberapa macam, dengan spesifikasi yang berbeda, untuk penjelasannya adalah sebagai berikut:

Sablon polyflex

Polyflex PU

Berbeda dengan polyflex jenis PU yang berbahan tipis, ketebalan polyflex PU kisaran 75 s.d. 90 micron, hasilnya tidak terasa menonjol jika ditransfer pada kain kaos, bahkan, permukaan polyflex ini bisa menampilkan tekstur serat kain kaos sehingga tampak benar-benar menyatu dengan kaos.

Dibandingkan dengan PVC, PU jelas lebih unggul, bahan polyflex PU lebih elastis dibandingkan dengan PVC, dan di samping itu juga lebih kuat, tidak mudah getas, dan lentur, tampak benar-benar pas jika diaplikasikan ke kaos.

Bahan polyflex

Polyflex PVC

Jenis PVC pada polyflex mempunyai sifat agak getas, mudah tercuil atau sobek. Karakteristik bahannya kaku karena komposisi PVC atau plastik, ketebalan polyflex PVC kisaran 100 micron ke atas, jika diaplikasikan ke kaos, bahan polyflex PVC terkesan tebal, namun pas untuk dipasang di sweater karena ketebalan bahan kain dan ketebalan polyflex seimbang.

Polyflex PVC memberikan kesan kaos yang agak gerah atau panas karena cirinya yang kaku di bagian desain atau sablon, tetapi polyflex jenis PVC sejauh ini relevan untuk digunakan pada sablon berbahan kaos.

Polyflex Flock

Jenis ini mempunyai jenis tekstur beludru banyak digunakan untuk pabrik garment atau workshop sablon untuk meningkatkan nilai jual produk karena produk akan terlihat lebih elegan dan lebih berkelas.

Polyflex Flock

Polyflex Reflective

Bahan flex jenis reflective ini jika terkena sinar akan memantulkan cahaya, hasil kaos sablon polyflex reflective ini disukai oleh orang-orang yang gemar beraktivitas pada malam hari.

Polyflex Foil

Sedangkan untuk jenis foil memiliki karakter mengkilat memantulkan cahaya, banyak digunakan untuk pabrik garment atau workshop sablon untuk meningkatkan nilai jual produk karena produk akan terlihat lebih elegan dan lebih berkelas.

Polyflex Glitter

Pada jenis ini menampilkan tampilan kerlap kerlip warna warni yang indah dan elegan, sama seperti polyflex flock dan polyflex foil hasil sablonan polyflex glitter ini dapat meningkatkan nilai jual produk.

Polyflex Glow in The Dark

Untuk bahan ini akan menyala di ruangan gelap, peminat  hasil sablon glow in the dark pastinya kalangan yang banyak beraktivitas di dalam ruangan gelap.

Glow in the dark

Printable Flex

Jenis flex yang dapat di print, namun tidak dapat menggunakan printer desktop biasa, tetapi menggunakan jenis printer yang menggunakan tinta eco solvent, atau umumnya disebut mesin digital printing indoor.

Salah satu penyedia bahan flex ini adalah: ASD Digital

Untuk bahan ini sendiri, ada banyak merk yang tersedia, dengan kualitasnya tersendiri, mulai dari brand asal Eropa hingga China, dan dengan harga yang cukup jauh berbeda antara setiap brand yang ada, namun memang dari segi kualitas juga berbeda.

Polyflex

Produk asal China sebelumnya dianggap kurang bagus, namun pada saat ini sudah mulai ada brand asal China yang memiliki kualitas jauh lebih baik, dan dengan harga jual yang lebih murah dibandingkan dengan brand asal Eropa.

Salah satunya adalah merk RE-flex, memiliki kelenturan yang baik dengan daya rekat yang bagus, ketebalan bahannya juga tidak terlalu tebal, dan polyflex Re-flex ini sendiri banyak sekali digunakan di Indonesia.

Alat dan bahan

Untuk melakukan proses sablon digital dengan polyflex ini membutuhkan beberapa alat, cara kerjanya juga berbeda sendiri, alat utama yang diperlukan yaitu mesin cutting sticker, komputer/laptop, bahan polyflex, mesin hotpress, dan peralatan kecil seperti pinset.

Baca juga: Mesin cutting sticker

Harga alat sablon polyflex ini kalo di bisa mencapai 6 – 8 jutaan, biaya terbesar adalah pada mesin cutting stickernya, sebagai contoh, untuk brand asal China seperti mesin cutting sticker C-Cut Q3 yang memiliki lebar area potong harganya mencapai 4,7 juta.

Lalu harga mesin hotpress ukuran 38 x 38 cm berkisar mulai dari 2,5 sampai dengan 3,5 jutaan, itu untuk yang standar, kemudian harga polyflex tersebut yang berkisar antara 90 ribu sampai dengan 150 ribu/meter (tergantung dari jenis dan tipenya).

C-Cut Q3

Perkiraan harga tersebut dengan catatan sudah memiliki komputer atau laptop sendiri, apabila menggunakan mesin cutting dengan brand asal Jepang tentu modalnya akan lebih besar lagi, sejauh ini menggunakan brand asal China sudah cukup bagus hasilnya.

Proses pengerjaan sablon digital polyflex

Proses pengerjaan dan pembuatan sablon digital dengan menggunakan bahan polyflex ini, ada beberapa tahap yang harus dilakukan, untuk prosesnya sebagai gambaran adalah sebagai berikut:

  • Buatlah desain pada software seperti Coreldraw ataupun Adobe Illustrator
  • Setelah desain dibuat, potonglah bahan flex tersebut dengan menggunakan mesin cutting sticker
  • Setelah bahan tersebut selesai dicutting, lalu buang bagian yang tidak diperlukan (peel), maka akan terlihat hasil cutting sesuai dengan desain sebelumnya.
  • Kemudian hasil cutting tersebut dipress menggunakan mesin hotpress pada bahan kaos
  • Setelah di press, buanglah lapisan plastik yang ada pada bahan flex tersebut, untuk melepas bahan plastik itu harus dipastikan terlebih dahulu jenis bahan flexnya apakan harus dalam kondisi dingin atau masih panas (cold dan hot peel).

Kelebihan dan kekurangan

Proses pengerjaan sablon digital ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri jika dibandingkan dengan cara manual, kelebihan dan kekurangannya secara singkat adalah sebagai berikut:

Bahan polyflex metalic

Kelebihan dari proses sablon digital ini antara lain:

  1. Proses cepat dan mudah
  2. Biaya lebih murah
  3. Bisa sablon desain berbeda secara satuan
  4. Hasil lebih presisi dan rapi
  5. Tidak banyak sisa bahan terbuang
  6. Lebih awet dan tahan lama (banyak yang bilang sablon polyflex cepat rusak, benar jika bahan yang digunakan jelek, namun jika memiliki kualitas bagus, daya tahannya akan jauh lebih baik)
  7. Warna tidak akan pudar walau dicuci berkali-kali

Sedangkan untuk kekurangannya yaitu:

  1. Pilihan warna tidak banyak (kecuali jenis printable flex yang melalui proses printing)
  2. Mesin yang digunakan memiliki harga lumayan mahal
  3. Belum begitu familiar di daerah tertentu

Proses pengerjaan kaos dengan cara ini sudah semakin digemari, khususnya untuk pembuatan custom, sebab tanpa minimal order sudah dapat dilakukan pembuatan, dan dengan waktu yang relatif singkat, mulai dari tahap awal hingga selesai.

Penutup

Apabila ingin terjun dalam jenis usaha ini, ada banyak faktor yang perlu diperhatikan, terutama dalam hal alat dan bahan yang digunakan, untuk bahan sendiri perlu diperhatikan tingkat kekuatan, ketebalan, serta warnanya.

Paket usaha ini biasanya meliputi mesin cutting, hotpress, serta bahan pendukungnya, tinggal dipilih saja yang sesuai, kebanyakan untuk paket ini adalah yang menggunakan jenis bahan polyflex.

Polyflex Glitter

Dan untuk mesin cutting apabila ingin membeli, perhatikan juga mengenai aftersales dan ketersediaan spare partsnya, karena pada suatu waktu nanti akan dibutuhkan, dan tidak akan kesulitan mencari jika nanti membutuhkan parts pengganti.

Untuk mendapatkan hasil terbaik pada proses sablon digital dengan bahan polyflex ini, di dapatkan dari hasil praktek dan mencoba sendiri (trial and error), bisa juga untuk membaca dan melihat tutorialnya yang banyak tersedia di dunia online.

Leave a Reply